VIVAnews – Kondisi cuaca belakang ini memang sulit untuk diprediksi. Kadang panas terik, namun tak jarang dalam sekejap berubah menjadi hujan badai.

Dengan kondisi cuaca yang ekstrem, tentunya bukan hanya tubuh yang perlu perhatian ekstra agar tak mudah terserang penyakit. Kendaraan pun juga butuh perhatian lebih.

Salah satunya dengan rutin memeriksa semua cairan kendaraan termasuk oli mesin, oli transmisi, oli power steering, serta minyak rem. Karena boleh jadi semua cairan itu akan cepat menguap atau membeku ketika cuaca berubah secara ekstrem.

Bagian lain yang tidak kalah penting adalah memeriksa bagian bodi agar terhindar dari karat. Biasanya kotoran yang menempel di bagian kolong bodi sering kali luput dari perhatian.

Biasakan setelah terguyur hujan, kendaraan segera mungkin dicuci. Itu dimaksudkan untuk mencegah kotoran yang menempel di bodi tidak mengeras atau menjadi kerak. Karena itu dapat menyebabkan terjadinya karat.

Selain itu, pemilik kendaraan juga harus rajin memelihara kebersihan sistem AC mobil. Cuaca yang ekstrem terkadang membuat udara di dalam mobil cepat berubah dan menimbulkan bau yang tidak sedap. Dianjurkan untuk rutin membersihkan AC dan bagian dalam kabin.

Pemilik kendaraan juga perlu mempersiapkan beberapa toolkit sebagai langkah preventif jika kendaraan mengalami mogok di tengah jalan, akibat kerusakan yang disebabkan cuaca ekstrem. Seperti kabel jumper, senter dengan baterai ekstra, emergency toolkit, dan first aid kit. (Sumber: Autoevolution) (eh)